Ngadu Baku,
singkatan dari "Ngobrol Bareng Dulur Bangun Komunikasi", adalah acara yang bertujuan untuk saling tukar informasi seputar
tema yang telah ditentukan, dengan harapan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Konsep Ngadu Baku dapat dilakukan secara offline maupun online. Untuk Ngadu
Baku kali ini, acara dilakukan secara offline, melibatkan ORMAWA dan UKM
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura. Diskusi kali ini
fokus pada aspek internal organisasi di FEB UNESA dan FEB UTM. Tema Ngadu Baku tahun ini adalah “Inspirasi Tanpa Batas”. Tema ini dipilih untuk mendorong ketua
ORMAWA dan UKM FEB UNESA serta FEB UTM agar dapat saling berbagi
program-program kerja inspiratif, sehingga memberikan pengetahuan dan
pengalaman yang bermanfaat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juli 2024,
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, dan dihadiri oleh
ketua ORMAWA dan UKM dari FEB UNESA dan FEB UTM. Rangkaian acara Ngadu Baku tahun ini meliputi sesi
perkenalan antar peserta, kampus tour FEB UNESA, diskusi mengenai program kerja
masing-masing ORMAWA dan UKM, serta sharing mengenai kendala yang dihadapi dan
informasi terkait organisasi masing-masing. Dari kegiatan ini, diharapkan hubungan antara mahasiswa,
dosen, dan sesama mahasiswa semakin erat. Komunikasi yang baik akan menciptakan
lingkungan akademik yang lebih harmonis dan kolaboratif. Diskusi dan interaksi
dalam Ngadu Baku diharapkan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap
isu-isu yang dihadapi teman-teman mereka, baik dalam konteks akademik maupun
non-akademik. Solidaritas ini akan memperkuat ikatan antar mereka. Ke depan nya, Ngadu Baku diharapkan dapat dilaksanakan
secara rutin dan berkelanjutan untuk membangun budaya komunikasi yang kuat di
lingkungan kampus. Topik diskusi dapat mencakup isu-isu terkini baik di dalam
maupun di luar kampus, dengan harapan mahasiswa akan lebih terinformasi dan
memiliki wawasan yang luas. Diharapkan juga agar lebih banyak mahasiswa dari berbagai
program studi di FEB UNESA yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Partisipasi
yang luas akan memperkaya diskusi dan memperkuat jaringan antar mahasiswa.
Selain itu, Ngadu Baku juga diharapkan dapat menjalin kolaborasi dengan pihak
eksternal seperti alumni, praktisi industri, dan tokoh masyarakat untuk
memberikan perspektif yang lebih luas dan beragam dalam diskusi. "Ngadu Bako ke depan dapat dilaksanakan secara rutin
dan berkelanjutan. Konsistensi ini penting untuk membangun budaya komunikasi
yang kuat di lingkungan kampus. Diupayakan agar lebih banyak mahasiswa yang
terlibat aktif, serta menjalin kolaborasi dengan pihak eksternal," ujar
Cindy Fatika Damayanti, ketua pelaksana Ngadu Baku kali ini.